Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 September 2016

Macam macam Shalat Sunnat

- 0 komentar
Macam macam Shalat Sunnat
Macam macam Shalat Sunnat - shalat yang di kerjakan selain shalat wajib 5 waktu di namakan dengan shalat sunnah adapun shalat sunnah yang di ajarkan oleh baginda kita rasullulah Saw begitu banyak dan dalam artikel islami kali ini saya akan membahas mengenai -Macam macam Shalat Sunnat


1. Shalat sunnat wudhu’

Shalat sunat wudhu’ atau yang disebut juga dengan shalat syukrul wudhu adalah shalat yang dikerjakan setelah berwudhu’.Tata cara pelaksanaannya adalah:
1)      Sehabis berwudhu kita disunahkan membaca doa:
Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wahdauu laa syarika lahu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj’alnii minat-tawwaabiina waj’alnii minal mutathahiriina waj’alnii min ‘ibaadikash-shaalihiin.
Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang ahli taubat, dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang saleh.”

2)      Selesai membaca doa tersebut,lalu melaksanakan shalat sunah wudhu 2 rakaat.
Niatnya:Ushallii sunnatal-wudhuu’I rak’ ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: ”Aku niat shalat sunah wudhu 2 rakaat karena Allah.”
3)      Shalat ini dikerjakan 2 rakaat sebagaimana shalat yang lain dengan ikhlas sampai salam.

2.  Shalat Tahiyyatul Masjid

Shalat Tahiyyatul Masjid adalah Shalat yang dilakukan sebagai penghormatan terhadap masjid, dilakukan oleh orang yang masuk ke dalam mesjid sebelum ia duduk.dikerjakan dua raka’at.cara pengerjaannya sama dengan sholat sunat yang lainnya yang berbeda cuma niatnya.

3. Shalat Taubat

Shalat Taubat adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim jika ingin bertaubat terhadap kesalahan yang pernah ia lakukan. Shalat taubat dilaksanakan dua raka'at atau 4 rakaat dengan waktu yang bebas kecuali pada waktu yang diharamkan untuk melakukan shalat.
Setelah selesai shalat kita di anjurkan untuk memperbanyak istigfhar yaitu memohon amunan kepada Allah Swt

4. Shalat Dhuha

Shalat sunnah Dhuha adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim ketika matahari sedang naik. Kira-kira, ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhur. Jumlah raka'at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka'at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka'at sekali salam.

Keutamaan shalat sunnah dhuha diantaranya

Hadits Rasulullah saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:
1)      Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia
Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda:
"Di setiap sendi seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala" (HR Muslim).

2)      Ghanimah (keuntungan) yang besar
Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:
"Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang. Nabi saw berkata:
"Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!. Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya).

Lalu Rasulullah saw berkata; "Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya? Mereka menjawab; "Ya! Rasul berkata lagi: "Barangsiapa yang berwudhu', kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya." (Shahih al-Targhib: 666).

3)      Sebuah rumah di surga
Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:
"Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga." (Shahih al-Jami`: 634).


5. Shalat Tahajud

Shalat Tahajud  adalah shalat sunat yang dikerjakan pada waktu malam, dimulai selepas isya sampai menjelang subuh.
Jumlah rakaat pada shalat ini tidak terbatas, mulai dari 2 rakaat, 4, dan seterusnya. Serta di khiri dengan witir 1 rakaat atau 3 rakaat
1)      Pembagian Keutamaan Waktu Shalat Tahajud
a)      Sepertiga malam, kira-kira mulai dari jam 19.00 samapai jam 22.00
b)      Sepertiga kedua, kira-kira mulai dari jam 22.00 sampai dengan jam 01.00
c)      Sepertiga ketiga, kira-kira dari jam 01.00 sampai dengan masuknya waktu   subuh.

2)      Niat shalat tahajud
“Ushallii sunnatat-tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa”
Artinya:
 “Aku niat shalat sunat tahajud dua rakaat karena Allah”

   Setelah itu, perbanyaklah membaca istigfar sebagai berikut

6. Shalat Hajat

Shalat sunnah Hajat adalah shalat sunnat yang dilakukan bila seorang muslim memiliki hajat ( kebutuhan ) tertentu dan ia ingin hajat tersebut dikabulkan oleh AllahSWT.
Shalat hajat dilakukan minimal 2 raka'at dan maksimal 12 raka'at dengan salam setiap 2 rakaat. Shalat ini dapat dilakukan kapan saja asalkan tidak pada waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan shalat.
Niat shalat hajat
“Ushallii sunnatal haajati rak’aataini lillaahi ta’aala.”
Artinya:
“Aku berniat shalat hajat sunah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

3) Keutamaan Shalat Hajat
Sabda Rasulullah:
"Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian shalat dua rakaat (Shalat Hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat." (HR Ahmad).
Diriwayatkan dari Abu Sirah an-Nakh’iy, dia berkata, “Seorang laki-laki menempuh perjalanan dari Yaman. Di tengah perjalan keledainya mati, lalu dia mengambil wudhu kemudian shalat dua rakaat, setelah itu berdoa. Dia mengucapkan, “Ya Allah, sesungguhnya saya datang dari negeri yang sangat jauh guna berjuang di jalan-Mu dan mencari ridha-Mu. Saya bersaksi bahwasanya Engkau menghidupkan makhluk yang mati dan membangkitkan manusia dari kuburnya, janganlah Engkau jadikan saya berhutang budi terhadap seseorang pada hari ini. Pada hari ini saya memohon kepada Engkau supaya membangkitkan keledaiku yang telah mati ini.” Maka, keledai itu bangun seketika, lalu mengibaskan kedua telinganya.” (HR Baihaqi).

 7. shalat tarawih
Shalat tarawih adalah shalat malam yang di kerjakan pada malam ramadhan saja waktunya setelah shalat isya samapai datang waktu subuh shalat tarawih bisa di kerjakan sendiri atau yang di sebut shalat sunnah munfarid dan juga bisa di kerjakan secara berjamaah , jumlah rakaat shalat tarawih para ulam memnag berbeda pendapat ada yang 11 rakaat 21 rakaat 23 rakaat bahkan ada yang tanpa batas namun saya sendiri lebih memilih shalat sunnah yang 11 rakaat dengan format 4 + 4 + 3 witir



[Continue reading...]

Rabu, 27 Juli 2016

Beberapa Nama Sahabat Nabi Muhammad Saw

- 0 komentar

Beberapa Nama Sahabat Nabi Muhammad Saw

Beberapa Nama Sahabat Nabi Muhammad Saw

 Depinisi atau pengertian Sahabat Nabi Muhammad Sawi adalah seperti yang di katakana oleh salah satu ulama sebagai berikut  Ibnu Hajar al-Asqalani asy-Syafi'i pernah berkata:
    "Ash-Shabi (sahabat) ialah orang yang bertemu dengan Rasulullah SAW, beriman kepada beliau dan meninggal dalam keadaan Islam"
Bila di  lihat dari definisi di atas tentang pengertian Sahabat Nabi Muhammad Saw maka bisa di katakan Sahabat Nabi Muhammad Saw begitu banyak baik yang di ketahui orang atau sejarah maupun tidak oleh karena itu di bawah ini akan saya jelaskan beberapa sahabat nabi yang memang namanya sudah terkenal berikut daftar  beberapa sahabat nabi yang terkenal

Sahabat Nabi Muhammad Saw yang menjadi khalifatul rasidin


1.Abu Bakar ash-Shiddiq
Abu Bakar ash-Shiddiq adalah sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang paling mulia dan paling dekat dengan nabi Muhammad Saw beliaulah sahabat nabi yang pertama masuk islam setelah siti khadijah istri nabi beliau pula yang menemani nabi hijrah ke madinah
Abu Bakar ash-Shiddiq (lahir: 572 - wafat: 23 Agustus 634/21 Jumadil Akhir 13 H) termasuk di antara mereka yang paling awal memeluk Islam. dan menjadi khalifah Islam yang pertama pada tahun 632 hingga tahun 634 M setelah Nbi muhammada wafat . Lahir dengan nama Abdullah bin Abi Quhafah, ia adalah satu di antara empat khalifah yang diberi gelar Khulafaur Rasyidin atau khalifah yang diberi petunjuk.
2. Umar bin Khattab. 
Ayahnya bernama Khattab bin Nufail Al Shimh Al Quraisyi dan ibunya Hantamah binti Hasyim, dari Bani Makhzum'Umar memiliki julukan yang diberikan oleh Nabi Muhammad yaitu Al-Faruq yang berarti orang yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan
Umar pun terkenal dengan keistimewaannya yang di sebut dengan kharomah umar bin khattab
3.Utsman bin Affan
Utsman bin Affan  12 Dzulhijjah 35 H; umur 81–82 tahun  adalah sahabat Nabi Muhammad  yang termasuk Khulafaur Rasyidin yang ke-3. Utsman adalah seorang yang saudagar yang kaya tetapi sangatlah dermawan. Ia juga berjasa dalam hal membukukan Al-Qur'an.

4.Ali bin Abi Thalib
‘Alī bin Abī Thālib (lahir sekitar 13 Rajab 23 Pra Hijriah/599 Masehi – wafat 21 Ramadan 40 Hijriah/661 Masehi), adalah salah seorang pemeluk Islam pertama dan juga keluarga dari Nabi Muhammad. Ali adalah sepupu dan sekaligus mantu Muhammad, setelah menikah dengan Fatimah az-Zahra. Ia pernah menjabat sebagai salah seorang khalifah pada tahun 656 sampai 66

Beberapa Nama Sahabat Nabi Muhammad Saw ialah

  1. Abbas bin Abdul Muthalib
  2. Hamzah bin Abdul Muthalib
  3. Ja'far bin Abi Thalib
  4. Abdullah ibn Umar
  5. Abdurrahman bin Auf
  6. Abu Dzar Al-Ghiffari
  7. Abu Hurairah
  8. Abu Ubaidah bin al-Jarrah
  9. al-Qamah
  10. Amru bin Ash
  11. Bilal bin Rabah
  12. Hakim bin Hazm
  13. Abbad bin Bishir
  14. Abdullah bin Abbas
  15. Abdullah bin Abdul-Asad
  16. Abdullah bin Ja'far
  17.  Abdullah bin Mas'ud
  18.  Abdullah bin Rawahah
  19.  Abdullah bin Ubay
  20. Abdullah bin Umar
  21.  Abdullah bin Ummi-Maktum
  22.    Abdullah bin Zubair
  23.  Abdurrahman bin Abi Bakar
  24.   Abdurrahman bin Auf
  25.   Abu Ayyub al-Ansari
  26.     Abu Dujana
  27.     Abu Dzar Al-Ghifari
  28.     Abu Fuhayra
  29.     Abu Hudhaifah bin al-Mughirah
  30.     Abu Hurairah
  31.     Abu Jahm
  32.     Abu Lubaba bin Abd al-Mundzir
  33.     Abu Sufyan
  34.     Abu Sufyan bin Harits
  35.     Abu Thalib
  36.     Abu Ubaidah bin al-Jarrah
  37.     Abu al-Aas bin al-Rabiah
  38.     Abu al-Dardaa
  39.     Abu Hudhayfah bin Utbah
  40.     Abu Sa'id al-Khudri
  41.     Al-Ala'a Al-Hadrami
  42.     Al-Baraa bin Malik al-Ansari
  43.     Al-Nahdiah
  44.     Ali bin Abi Thalib
  45.     Aminah binti Wahab
  46.     Amru bin al-Jamuh
  47.     Ammar bin Yasir
  48.     Amru bin Ash
  49.     An-Numan bin Muqarrin
  50.     Anas bin Malik
  51.     Aqil bin Abu Thalib
  52.     Bilal bin Rabah
  53.     Bilal bin al-Harits
  54.     Fadl bin Abbas
  55.  Fatimah binti Hizam
  56. Habibah binti Ubaidillah
  57. Halimah As-Sa'diyah
  58. Hamzah bin Abdul-Muththalib
  59. Haritsah binti al-Muammil
  60.  Hudhayfah bin al-Yaman
  61.   Ja'far bin Abi Thalib
  62. Julaybib
  63. Khabbab bin al-Aratt
  64. Khadijah binti Khuwailid
  65. Khalid bin Sa`id
  66. Khalid bin Walid
  67. Malik bin Dinar
  68. Malik bin Ashter
  69. Malik bin Nuwayrah
  70. Miqdad bin Aswad
  71. Mua'dz bin Jabal
  72. Muhammad bin Abu Bakar
  73. Muawiyah bin Abu Sufyan
  74. Nawfal bin Khuwaylid
  75. Qatadah
  76. Rab'ah bin Umayah
  77. Rabi'ah bin Harits
  78. Sa'ad bin ar-Rabi'
  79. Sa'ad bin Abi Waqqas
  80. Sa'ad bin Muadz
  81. Saffiyah binti Abdul-Muththalib
  82. Sa’id bin Al-Ash
  83. Said bin Amir al-Jumahi
  84. Said bin Zayd
  85. Salim Mawla Abu Hudhayfah
  86. Salman al-Farisi
  87. Suhayb Ar-Rummi
  88. Sumayyah binti Khayyat
  89. Syaibah bin 'Utsman
  90. Thalhah bin Ubaidillah
  91. Thalib bin Abu Thalib
  92. Ubaidah bin Harits
  93. Ubay bin Kaab
  94. Umamah binti Zainab
  95. Ummi Kultsum binti Ali
  96. Ummi Kultsum binti Jarwila Khuzima
  97. Ummi Syarik
  98. Ummi Ubays
  99. `Uqbah bin Amir
  100. Urwah bin Mas'ud
  101. Usamah bin Zaid
  102. Utbah bin Ghazwan
  103. Utsman bin Affan
  104. Utsman bin Hunaif
  105. Uwais al-Qarny
  106. Waraqah bin Naufal
  107. Zaid bin Arqam
  108. Zaid bin Haritsah
  109. Zaid bin Tsabit
  110. Zainab binti Ali
 SUMBER :  Beberapa nama Sahabat Nabi Muhammad Saw yang terkenal
Demikian penjelasan mengenai Beberapa Nama Sahabat Nabi Muhammad Saw semoga artikel ini menambah wawasan ilmu kita akan agama islam sekian dan wassalam
[Continue reading...]
 
Copyright © . Myblog - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger